18 Juni 2026

Alat Ukur Tingg Badan Digital Menggunakan ESP32 di Wokwi

Pernahkah Anda membayangkan sebuah alat yang dapat mengukur tinggi badan hanya dalam hitungan detik tanpa perlu menggunakan meteran atau bantuan orang lain? Cukup berdiri di bawah sensor, lalu hasil tinggi badan langsung muncul secara otomatis pada layar digital. Teknologi sederhana namun menarik inilah yang menjadi dasar dari proyek Pengukur Tinggi Badan Digital menggunakan ESP32 dan Sensor Ultrasonik.

Sekilas, alat ini tampak seperti perangkat yang biasa ditemukan di pusat kesehatan, sekolah, atau fasilitas olahraga. Namun di balik tampilannya yang sederhana, terdapat kombinasi teknologi mikrokontroler dan sensor yang bekerja secara cerdas untuk menghasilkan pengukuran tinggi badan secara otomatis. Proyek ini tidak hanya menarik untuk dipelajari, tetapi juga menjadi sarana yang sangat baik untuk memahami bagaimana teknologi dapat membantu menyelesaikan kebutuhan sehari-hari dengan lebih cepat dan praktis.

Ketika seseorang berdiri tepat di bawah sensor, sistem akan mulai melakukan pengukuran tanpa perlu menekan tombol apa pun. Sensor ultrasonik yang terpasang pada bagian atas akan mengirimkan gelombang suara berfrekuensi tinggi menuju kepala pengguna. Gelombang tersebut kemudian dipantulkan kembali ke sensor dan digunakan untuk menghitung jarak antara sensor dan objek yang terdeteksi. Data jarak yang diperoleh selanjutnya diproses oleh ESP32 untuk menentukan tinggi badan pengguna berdasarkan posisi sensor terhadap lantai.

Proses ini berlangsung sangat cepat. Dalam beberapa detik, hasil pengukuran langsung ditampilkan pada layar LCD dalam satuan sentimeter. Pengguna tidak perlu membaca skala penggaris atau melakukan perhitungan secara manual. Semua proses dilakukan secara otomatis oleh sistem sehingga pengukuran menjadi lebih praktis, modern, dan mudah digunakan oleh siapa saja.

Menariknya, proyek ini tidak hanya berfokus pada hasil akhir berupa angka tinggi badan. Di dalamnya terdapat berbagai konsep teknologi yang saling terhubung. Mulai dari pengukuran jarak menggunakan gelombang ultrasonik, pemrosesan data oleh mikrokontroler, hingga penampilan informasi pada layar digital. Kombinasi inilah yang membuat proyek ini menjadi salah satu contoh penerapan teknologi yang sederhana namun sangat edukatif.

Alat Ukur Tingg Badan Digital Menggunakan ESP32 di Wokwi

Komponen utama yang digunakan dalam proyek ini adalah ESP32, sensor ultrasonik HC-SR04, dan LCD I2C 16x2. ESP32 berperan sebagai pusat kendali yang menerima data dari sensor, melakukan perhitungan, lalu mengirimkan hasilnya ke layar LCD. Sensor HC-SR04 bertugas mengukur jarak antara sensor dan kepala pengguna dengan memanfaatkan pantulan gelombang suara. Sementara itu, LCD berfungsi sebagai media tampilan yang menyajikan hasil pengukuran secara real-time.

Salah satu alasan mengapa ESP32 dipilih dalam proyek ini adalah karena kemampuannya yang sangat baik dibandingkan mikrokontroler generasi sebelumnya. Selain memiliki kecepatan pemrosesan yang tinggi, ESP32 juga dilengkapi dengan fitur Wi-Fi dan Bluetooth bawaan. Kemampuan ini membuka peluang besar untuk mengembangkan alat pengukur tinggi badan menjadi perangkat berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu menyimpan dan mengirimkan data secara online.

Cara kerja alat ini sebenarnya cukup sederhana. Sensor ultrasonik dipasang pada posisi tertentu di atas lantai, misalnya pada ketinggian 200 sentimeter. Ketika seseorang berdiri di bawah sensor, sistem akan mengukur jarak antara sensor dan bagian atas kepala pengguna. Nilai jarak tersebut kemudian dikurangi dengan tinggi pemasangan sensor sehingga diperoleh tinggi badan pengguna yang sebenarnya.

Sebagai contoh, apabila sensor dipasang pada ketinggian 200 sentimeter dan jarak yang terbaca antara sensor dan kepala adalah 35 sentimeter, maka tinggi badan dapat dihitung dengan rumus:

Tinggi Badan = Tinggi Sensor − Jarak Terukur

Maka: Tinggi Badan = 200 cm − 35 cm = 165 cm

Hasil perhitungan tersebut akan langsung ditampilkan pada layar LCD sehingga pengguna dapat mengetahui tinggi badannya secara instan.

Keunggulan utama dari sistem ini adalah kemampuannya melakukan pengukuran tanpa kontak langsung. Pengguna hanya perlu berdiri di posisi yang telah ditentukan, sementara sensor bekerja secara otomatis untuk memperoleh data yang diperlukan. Hal ini membuat alat menjadi lebih higienis, nyaman digunakan, dan cocok diterapkan pada berbagai lingkungan seperti sekolah, puskesmas, klinik kesehatan, pusat kebugaran, maupun laboratorium pembelajaran.

Dari sisi pendidikan, proyek ini memberikan banyak manfaat karena memperkenalkan berbagai konsep penting dalam dunia elektronika dan pemrograman. Melalui proyek ini, pengguna dapat mempelajari cara kerja sensor ultrasonik, memahami proses pengolahan data pada mikrokontroler, serta mengenal komunikasi perangkat menggunakan protokol I2C. Semua konsep tersebut merupakan dasar yang sangat penting bagi siapa saja yang ingin mendalami bidang sistem tertanam (embedded system), otomasi, maupun Internet of Things.

Lebih jauh lagi, proyek ini dapat dikembangkan menjadi sistem yang jauh lebih canggih. Misalnya dengan menambahkan buzzer sebagai indikator bahwa proses pengukuran telah selesai dilakukan. Selain itu, alat juga dapat dilengkapi dengan fitur kategori tinggi badan sehingga sistem tidak hanya menampilkan angka, tetapi juga memberikan informasi tambahan seperti kategori anak, remaja, atau dewasa.

Kemampuan ESP32 yang mendukung konektivitas internet juga memungkinkan data hasil pengukuran dikirim ke platform cloud seperti Google Sheets, MQTT, atau aplikasi monitoring berbasis smartphone. Dengan fitur tersebut, setiap hasil pengukuran dapat disimpan secara otomatis sehingga memudahkan proses pencatatan dan analisis data dalam jangka panjang.

Pada akhirnya, proyek Pengukur Tinggi Badan Digital menggunakan ESP32 dan Sensor Ultrasonik merupakan contoh nyata bagaimana teknologi sederhana dapat memberikan manfaat yang besar dalam kehidupan sehari-hari. Di balik rangkaian yang relatif sederhana, terdapat proses pengukuran otomatis yang cepat, akurat, dan efisien. Proyek ini tidak hanya menghasilkan sebuah alat yang bermanfaat, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang sangat baik untuk memahami dunia mikrokontroler, sensor, dan Internet of Things.

Bagi pemula yang ingin memulai perjalanan dalam dunia elektronika dan pemrograman, proyek ini menjadi pilihan yang tepat. Selain mudah dibuat dan dipahami, proyek ini juga memiliki banyak peluang pengembangan yang dapat meningkatkan keterampilan teknis secara bertahap. Dari sebuah alat pengukur tinggi badan sederhana, pengguna dapat belajar bagaimana sebuah ide kecil dapat berkembang menjadi solusi teknologi yang modern, cerdas, dan siap digunakan di berbagai bidang kehidupan. 

Video YouTube : https://www.youtube.com/watch?v=zwJ0lkRd1FQ

Koding Silahkan Copy dibawah :

Alat Ukur Tingg Badan Digital Menggunakan ESP32 di Wokwi
#include 
#include 

LiquidCrystal_I2C lcd(0x27, 16, 2);

// HC-SR04
#define TRIG_PIN 12
#define ECHO_PIN 14

// LED
#define LED_MERAH 25
#define LED_HIJAU 26

// Tinggi sensor dari lantai
const float tinggiSensor = 230.0;

void setup() {

  Serial.begin(115200);

  pinMode(TRIG_PIN, OUTPUT);
  pinMode(ECHO_PIN, INPUT);

  pinMode(LED_MERAH, OUTPUT);
  pinMode(LED_HIJAU, OUTPUT);

  lcd.init();
  lcd.backlight();

  lcd.setCursor(0,0);
  lcd.print("PENGUKUR");
  lcd.setCursor(0,1);
  lcd.print("TINGGI BADAN");

  delay(1000);
  lcd.clear();
}

float bacaJarak() {

  digitalWrite(TRIG_PIN, LOW);
  delayMicroseconds(5);

  digitalWrite(TRIG_PIN, HIGH);
  delayMicroseconds(10);

  digitalWrite(TRIG_PIN, LOW);

  long durasi = pulseIn(ECHO_PIN, HIGH);

  float jarak = durasi * 0.0343 / 2.0;

  return jarak;
}

void loop() {

  float total = 0;

  for (int i = 0; i < 5; i++) {
    total += bacaJarak();
    delay(50);
  }

  float jarak = total / 5.0;

  // BELUM ADA ORANG
  if (jarak > 200) {

    digitalWrite(LED_MERAH, HIGH);
    digitalWrite(LED_HIJAU, LOW);

    lcd.clear();

    lcd.setCursor(0,0);
    lcd.print("SIAP UKUR");

    lcd.setCursor(0,1);
    lcd.print("BERDIRI DISINI");

    delay(500);
    return;
  }

  // ADA ORANG
  digitalWrite(LED_MERAH, LOW);
  digitalWrite(LED_HIJAU, HIGH);

  float tinggiBadan = tinggiSensor - jarak;

  String kategori;

  if (tinggiBadan < 120) {
    kategori = "ANAK";
  }
  else if (tinggiBadan < 160) {
    kategori = "REMAJA";
  }
  else {
    kategori = "DEWASA";
  }

  Serial.print("Jarak : ");
  Serial.print(jarak);
  Serial.print(" cm");

  Serial.print(" | Tinggi : ");
  Serial.print(tinggiBadan);
  Serial.println(" cm");

  lcd.clear();

  lcd.setCursor(0,0);
  lcd.print(tinggiBadan, 1);
  lcd.print(" cm");

  lcd.setCursor(0,1);
  lcd.print(kategori);

  delay(1000);
}
  
Comments


EmoticonEmoticon